The Panas Dalam Memakan Korban
Mungkin, Chen Jin terinspirasi oleh lagu karya The Panas Dalam yang berjudul "Bila Cinta Tak Indah Bagimu" sehingga sampai melakukan tindakan yang heroik. Seperti berita yang dilansir dari Koran Tempo Edisi Jumat, 13 Februari 2009 hal. B7 seperti berikut:
Gadis Belia Bunuh Diri demi Ayahanda
Entah apa yang ada di pikiran Chen Jin. Cinta yang begitu dalam kepada sang ayah membuatnya rela mengakhiri hidupnya. Langkah nekat ini diambil setelah gadis berusia 13 tahun itu tanpa sengaja menemukan catatan medis ayahnya sebulan lalu.
Ayahnya, yang sedang dirawat di rumah sakit, dinyatakan menderita kanker hati dan hanya bisa bertahan hidup selama tiga bulan. Menurut catatan yang ditemukan di dompet ibunya tersebut, sang ayah bisa hidup lebih lama jika hatinya diganti dengan yang baru.
Tanpa pkir panjang, Chen yang baru saja pulang menjenguk ayahnya, berusaha bunuh diri agar bisa menyumbangkan hatinya untuk sang ayah. Gadis yang tinggal di Wuxi, Provinsi Jiangsu, Cina, itu menelan 200 pil tidur dan menyengat dirinya dengan kabel listrik setelah kesadarannya menurun.
Ibunya, Cui Lan, baru mengetahui kejadian ini sepulang dari rumah sakit pada 24 Januari. Ketika pulang, perempuan berusia 43 tahun ini mengetahui rumahnya terkunci dari dalam. Dia akhirnya bisa masuk setelah memanjat halaman belakang. Tapi betapa hancurnya hati Cui, ia menjumpai putrinya dalam keadaan sekarat. "Dia berbaring di tempat tidur seperti orang yang sudah meninggal," katanya sambil berlinang air mata. Dia menemukan dua botol pil tidur yang sudah kosong dan surat di samping tubuh putrinya.
"Ibu, maafkan, saya tidak bisa hidup lebih lama denganmu. Tolong berikan hatiku ke ayah dan rawat dia setelah saya meninggal," tulis Chen di sebuah kertas.
Menurut Cui, ada kemungkinan anaknya menelan pil setelah menjenguk ayahnya di rumah sakit beberapa hari lalu, "Dia sangat mencintai ayahnya melebihi cintanya kepada diri sendiri," kata Cui, yang bekerja sebagai buruh pabrik.
Kini Chen telah dirawat intensif di rumah sakit yang sama dengan ayahnya. Ia mengalamikoma selama tiga hari dan kemungkinan besar akan dioperasi.
Chen nekat bunuh diri karena keluarganya tak mampu membeli hati baru untuk ayahnya. Pendapatan orang tuanya hanya 1.000 Yuan atau US$ 146 per bulan. Untuk menjaga perasaan sang suami, Cui tak memberi tahu kejadian ini. XINHUA/THE STRAITS TIMES/SUNARIAH
Siapa The Panas Dalam? The Panas Dalam adalah salah satu group band nakal (sepertinya dari bandung) di kalangan akademis (sepertinya lagi dari ITB). Salah satu lagu yang menurutku berkesan adalah lagu dengan syair sebagai berikut:
[ok nia saya mau nyanyi dulu]
[ok peter aku mau nyanyi dulu]aduhai indahnya bercinta berbeda agama
aduhai indahnya bercinta ditolak mertua
aduhai indahnya bercinta cemburu selalu
aduhai indahnya bercinta bertengkar melulubila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan
bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahanok untuk melodi jam tujuh kumpul ditendanya masing-masing
aduhai indahnya bercinta segitiga cintanya
aduhai indahnya bercinta miskin kekasihnyabila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan
bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan[yang gondrong maju yang gundul juga]
[semua]aduhai indahnya bercinta manja kekasihnya
aduhai indahnya bercinta playboy kekasihnyabila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan
bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan
Bila mau ndeDonlot silahkan ikuti link berikut ini http://www.4shared.com/file/86932279/1e70b564/The_Panas_Dalam_-_Bila_Cinta_Tak_Indah_Bagimu.html
Apakah Chen Jin bahkan, merasa saking Aduhai indahnya bercinta miskin kekasihnya sehingga dia merasa sangat bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan?
Semoga Chen Jin segera sembuh dan sempat membaca blog ini. Semoga pula dia bisa memberikan komentar alasan ilmiah tetang masalah ini..




Tulisan yang bagus. Apa karena ikut demam Valentine Day? Semoga tidak. Katanya sih, penerimaan pada ritual valentine day ikut berperan serta meningkatkan upaya bunuh diri.
wah, aku belum tanya Chin Jen sih, tapi kayaknya sih enggak, kalo mengikuti Valentine Day, ‘kan lebih dramatis kalo kejadiannya pas tanggal 14 nya.
aku jadi tergelitik dengan dialog temenku:
si C : “si A, mana coklatnya, kan valentine day??”
si A : “aku tidak merayakan Valentine Day, kasih sayang aku curahkan setiap hari. maka tidak ada coklat bagimu”
tapi pendapat si A perlu dikaji ulang, lha wong orangnya mlekèr (sangat medit sekali), kalo emang sayang, pasti sekali kali ada coklat, walo tidak di Valentine pun. Tapi Chin Jen sepertinya emang bener-bener sayang dan berbeda banget sama si A, jangan kan coklat, hati ‘pun akan diberikan untuk orang yang disayang…
trus akhire piye? hepi ending opo sad ending?
walah
aku rung nyambangi, dadi rung paham…
kalo yg ini;
nggak Chen Jin banget…
KEDIRI, KOMPAS.com — Sepasang kekasih diduga bunuh diri bersama dengan menceburkan diri ke kawasan wisata Bendungan Siman, Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dan satu jenazah ditemukan, Rabu (18/3) siang.
Kepala Kepolisian Sektor Kepung AKP Gunawan mengatakan, dari indentitas yang ditemukan, keduanya diketahui bernama Sutikno (35), warga Dusun Karetan, Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, serta yang perempuan diketahui bernama Fransiska (30), warga Bogor.
“Keduanya diduga menceburkan diri ke bendungan dan hingga kini kami masih berupaya melakukan pencarian satu korban lainnya,” katanya, di Kediri.
Kapolsek mengungkapkan, identitas keduanya dapat diketahui dari beberapa barang bukti yang tertinggal di lokasi, seperti buku tabungan, dompet, sejumlah perhiasan, telepon seluler (ponsel), serta pakaian.
Bahkan, sepeda motor yang diduga milik korban dengan jenis Suzuki Smash dengan nomor polisi AG 5845 CD masih berada di lokasi tersebut.
Satu dari dua korban yang diduga bunuh diri bersama ditemukan yaitu Sutikno. Jenazah ditemukan terdapat di dasar bendungan dengan kedalaman sekitar lima meter. “Kondisi korban sudah kaku dan berada di dasar bendungan,” kata Kapolsek.
Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pelem, Pare, Kabupaten Kediri, untuk dilakukan visum et repertum. Sementara itu, petugas hingga kini masih melakukan pencarian korban perempuan.
Menurut Kapolsek, beberapa saksi mata mengaku sehari sebelumnya Sutikno pernah berpesan pada warga yang tinggal di sekitar lokasi akan mengambil sepeda motor yang diletakkan di bawah pohon trembesi malam hari. Namun, hingga siang ternyata sepeda motor tersebut masih berada di lokasi semula.
Beberapa warga juga mengatakan, Sutikno sebenarnya sudah mempunyai istri. Namun, yang jelas bukan perempuan yang identitasnya ditemukan di sekitar sungai. “Kami masih terus menyelidiki kasus tersebut termasuk motif di belakangnya,” kata Gunawan.
BNJ
Sumber : Antara
(http://regional.kompas.com/read/xml/2009/03/18/14323071/Pria.Beristri.Bunuh.Diri.Bareng.Kekasih)