pesbuk

•7 October 2009 • Leave a Comment

Tobe Amisare

Blogged with the Flock Browser

Untitled

•7 October 2009 • Leave a Comment

test

Blogged with the Flock Browser

koq yo kober??

•18 August 2009 • Leave a Comment


Apakah Anda menemukan sesuatu yang luar biasa dalam foto ini? Anda dapat melihat muka orang di ilusi optik? Jika tidak hanya pindah dari layar dan mencoba memfokuskan pada bagian tengah
sumber:http://www.newopticalillusions.com/3d-optical-illusion/face-optical-illusion-2/

Blogged with the Flock Browser

100000055668907

•13 August 2009 • Leave a Comment

persis, seperti mimpiku semalam, mimpi rutin periode 6 bulan sekali. Jadi inget 1.618, angka yang bikin pusing…………….

Blogged with the Flock Browser

FireBird ODBC

•7 August 2009 • Leave a Comment

Driver=Firebird/InterBase(r) driver;Dbname=localhost:C:\DATA ACCURATE\INTERN\PT. HSL 2009.GDB;CHARSET=NONE;PWD=masterkey;UID=SYSDBA;Client=C:\Program Files\Firebird\Firebird_2\bin\fbclient.dll;

Blogged with the Flock Browser

The Panas Dalam Memakan Korban

•13 February 2009 • 5 Comments

Mungkin, Chen Jin terinspirasi oleh lagu karya The Panas Dalam yang berjudul "Bila Cinta Tak Indah Bagimu" sehingga sampai melakukan tindakan yang heroik. Seperti berita yang dilansir dari Koran Tempo Edisi Jumat, 13 Februari 2009 hal. B7 seperti berikut:

Gadis Belia Bunuh Diri demi Ayahanda
Entah apa yang ada di pikiran Chen Jin. Cinta yang begitu dalam kepada sang ayah membuatnya rela mengakhiri hidupnya. Langkah nekat ini diambil setelah gadis berusia 13 tahun itu tanpa sengaja menemukan catatan medis ayahnya sebulan lalu.
Ayahnya, yang sedang dirawat di rumah sakit, dinyatakan menderita kanker hati dan hanya bisa bertahan hidup selama tiga bulan. Menurut catatan yang ditemukan di dompet ibunya tersebut, sang ayah bisa hidup lebih lama jika hatinya diganti dengan yang baru.
Tanpa pkir panjang, Chen yang baru saja pulang menjenguk ayahnya, berusaha bunuh diri agar bisa menyumbangkan hatinya untuk sang ayah. Gadis yang tinggal di Wuxi, Provinsi Jiangsu, Cina, itu menelan 200 pil tidur dan menyengat dirinya dengan kabel listrik setelah kesadarannya menurun.
Ibunya, Cui Lan, baru mengetahui kejadian ini sepulang dari rumah sakit pada 24 Januari. Ketika pulang, perempuan berusia 43 tahun ini mengetahui rumahnya terkunci dari dalam. Dia akhirnya bisa masuk setelah memanjat halaman belakang. Tapi betapa hancurnya hati Cui, ia menjumpai putrinya dalam keadaan sekarat. "Dia berbaring di tempat tidur seperti orang yang sudah meninggal," katanya sambil berlinang air mata. Dia menemukan dua botol pil tidur yang sudah kosong dan surat di samping tubuh putrinya.
"Ibu, maafkan, saya tidak bisa hidup lebih lama denganmu. Tolong berikan hatiku ke ayah dan rawat dia setelah saya meninggal," tulis Chen di sebuah kertas.
Menurut Cui, ada kemungkinan anaknya menelan pil setelah menjenguk ayahnya di rumah sakit beberapa hari lalu, "Dia sangat mencintai ayahnya melebihi cintanya kepada diri sendiri," kata Cui, yang bekerja sebagai buruh pabrik.
Kini Chen telah dirawat intensif di rumah sakit yang sama dengan ayahnya. Ia mengalamikoma selama tiga hari dan kemungkinan besar akan dioperasi.
Chen nekat bunuh diri karena keluarganya tak mampu membeli hati baru untuk ayahnya. Pendapatan orang tuanya hanya 1.000 Yuan atau US$ 146 per bulan. Untuk menjaga perasaan sang suami, Cui tak memberi tahu kejadian ini. XINHUA/THE STRAITS TIMES/SUNARIAH

Siapa The Panas Dalam? The Panas Dalam adalah salah satu group band nakal (sepertinya dari bandung) di kalangan akademis (sepertinya lagi dari ITB). Salah satu lagu yang menurutku berkesan adalah lagu dengan syair sebagai berikut:

[ok nia saya mau nyanyi dulu]
[ok peter aku mau nyanyi dulu]

aduhai indahnya bercinta berbeda agama
aduhai indahnya bercinta ditolak mertua
aduhai indahnya bercinta cemburu selalu
aduhai indahnya bercinta bertengkar melulu

bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan
bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan

ok untuk melodi jam tujuh kumpul ditendanya masing-masing

aduhai indahnya bercinta segitiga cintanya
aduhai indahnya bercinta miskin kekasihnya

bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan
bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan

[yang gondrong maju yang gundul juga]
[semua]

aduhai indahnya bercinta manja kekasihnya
aduhai indahnya bercinta playboy kekasihnya

bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan
bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan

Bila mau ndeDonlot silahkan ikuti link berikut ini http://www.4shared.com/file/86932279/1e70b564/The_Panas_Dalam_-_Bila_Cinta_Tak_Indah_Bagimu.html

Apakah Chen Jin bahkan, merasa saking Aduhai indahnya bercinta miskin kekasihnya sehingga dia merasa sangat bila cinta tak indah bagimu mengapa kau tetap bertahan?

Semoga Chen Jin segera sembuh dan sempat membaca blog ini. Semoga pula dia bisa memberikan komentar alasan ilmiah tetang masalah ini..

Israel Giring Warga Palestina ke Rumah lalu Dibantai Masal

•12 January 2009 • Leave a Comment

Israel Giring Warga Palestina ke Rumah lalu Dibantai Masal, 30 Tewas, PBB Anggap Insiden Paling Tragis

GAZA-Kebiadaban pasukan Israel terus terungkap. Kemarin, giliran PBB yang membongkar pembantaian yang dilakukan militer Negeri Zionis itu di sebuah rumah di Zeitun, dekat Kota Gaza, berdasarkan keterangan beberapa saksi korban yang selamat dari insiden itu.

Seperti dilansir AFP, dengan dalih ingin menyelamatkan, 110 warga sipil Palestina di digiring masuk ke rumah itu. Namun, misi heroik itu hanyalah topeng. Sehari kemudian, serdadu Israel malah memberondongkan peluru senjata otomatis ke tengah massa yang meringkuk di rumah tersebut. Buntutnya pun otomatis mengerikan. 30 orang tewas seketika.

”Berdasar sejumlah kesaksian, pada 4 Januari, serdadu Israel mengevakuasi sekitar 110 warga Palestina ke sebuah rumah di Zeitun (setengahnya anak-anak) dan mengatakan agar tak kemana-mana. Dua puluh empat jam kemudian, serdadu Israel menembak rumah tersebut berulangkali, menewaskan setidaknya 30 orang,” kata seorang pejabat PBB kepada Agence France-Presse.

Menurut lembaga PBB untuk bantuan kemanusiaan, OCHA, sepanjang 13 hari serangan Israel hingga kemarin, kejadian itulah yang paling tragis. Bila serangan Israel masih tetap berlanjut dan tak ada satu kekuatan pun yang dapat menghentikan agresi Israel ke Gaza, daftar insiden paling tragis dipastikan akan terus bertambah.

Berdasar catatan OCHA, warga sipil yang berhasil lolos, berlari menyelamatkan diri menuju jalan raya bahkan sambil membawa korban luka-luka yang masih mungkin diselamatkan nyawanya.

"Mereka yang selamat berjalan sejauh dua kilometer ke Jalan Salah Ed Din sebelum diangkut ke rumah sakit oleh kendaraan warga sipil lain. Ada tiga anak-anak, yang paling muda berusia lima bulan dan meninggal begitu tiba di rumah sakit,” kata sumber internal OCHA.

Salah seorang yang selamat dari pembantaian itu, Meysa Fawzi al Samuni, 19, menjelaskan, yang menyuruh dia dan para warga Zeitun lainnya masuk rumah itu adalah dua tentara Israel.

"Kedua tentara itu kemudian pergi. Setelah itu atap rumah ditembaki dengan misil. Melihat intensitasnya, saya pikir tembakan itu berasal dari pesawat F-16," kata Al Samuni seperti dikutip B’Tselem, organisasi kemanusiaan dan hak asani manusia yang berbasis di Israel.

"Setelah semua bagian rumah runtuh, saya melihat 20-30 orang tewas. Yang luka-luka masih banyak yang tertinggal di rumah itu," lanjutnya.

Israel mengaku tak tahu-menahu tentang insiden tersebut. Mereka menyatakan bakal melakukan investigasi mengenai keabsahan kesaksian korban. ”Dari pemeriksaan inisial, kami sama sekali tak tahu-menahu tentan insiden ini. Kami telah memulai penyidikan tapi masih belum tahu hasilnya,” kata Avital Leibovich, juru bicara militer Israel. (ape/ttg)
Sabtu, 10 Januari 2009
Jawa Pos